Kamis, 26 Desember 2013

Mantan, Makin Dipaksa Makin Menghilang

Kadang, hanya demi mempertahankan hubungan yang memburuk, kita akan melancarkan serangan bertubi-tubi. Sms dan telpon setiap hari, menyatakan perasaan kita berulang kali, membelikan hadiah-hadiah, memperlakukan dia lebih baik dari sebelumnya bak putri raja, mencoba melucu dan membuat dia tertawa, lebih parah lagi saya bahkan pernah menuliskan puisi-puisi romantis dengan harapan itu semua akan membuatnya berpaling kembali.
Kita menjadi pengemis yang mengharapkan dengan iba sisa-sisa perasaan dia pada kita. Namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan dan sangat tidak sebanding dengan pengorbanan kita, karena pada akhirnya dia tetap pergi meninggalkan kita di tengah-tengah kefrustrasian. Kita tidak mengerti. Kenapa setiap usaha untuk membuktikan ketulusan perasaan kita selalu berakhir bagai asap diterpa angin? Kenapa ketulusan Anda hanya bagai sampah di matanya? Kenapa seolah-olah perasaan wanita itu gampang sekali berubah menjadi dingin?
Banyak dari teman-teman saya adalah pria-pria yang berkualitas. Intelek, mandiri, berbakat dan tulus. Namun seumur hidupnya, mereka sama sekali tidak pernah berhasil dan selalu gagal dalam hubungan dengan wanita. Ada apa ini? Ada yang tidak beres dengan dunia ini! Kenapa begitu banyak pria-pria luar biasa di luar sana yang mengalami hal ini?
PERASAAN TERTARIK TIDAK BISA DIPAKSAKAN.
Perasaan tertarik adalah hal yang natural dan timbul karena input dan stimulasi-stimulasi tertentu. Tentu, Anda pasti berpikir “Kalau cuma gitu, gue juga tau!” Jika Anda memang tahu, lalu kenapa Anda terus memaksa diri dan memaksa perasaan wanita yang tidak tertarik kepada Anda?
Tidak peduli seberapa konsistennya Anda, seberapa bertubi-tubinya serangan Anda, kalau si wanita memang sudah tidak tertarik, tidak ada lagi yang bisa Anda lakukan selain pergi dan mulai mencari wanita baru! Anda sangat sadar akan hal itu, tapi kenapa Anda tidak mau melakukannya dan malah berkutat dalam perangkap pasir hisap itu? Saya tahu jawabannya: Bukan karena cinta, ketulusan, atau alasan-alasan romantis picisan lainnya, melainkan karena RASA TIDAK PUAS Anda akan keadaan tersebut.
Ego.
Sebagai pria, sejak kecil kita dididik dan diindoktrinasi dengan nilai-nilai keberhasilan yang dipaksakan. Sehingga kita menjadi pecundang-pecundang yang tidak mau mengakui bahwa dirinya adalah pecundang. Kita tidak mau menerima kekalahan. Kita tidak ingin menghadapi kegagalan. Dan kita selalu berusaha untuk menjadi orang yang memegang kendali atas segala sesuatu. Dan ketika hubungan kita dengan wanita mulai terlihat gagal dan memburuk, kita akan melakukan segala daya upaya untuk memastikan kita tidak kalah!
Kita tidak puas dengan situasi tersebut. Kita ingin kembali memegang kendali. Kita ingin memperbaikinya karena kita merasa kita mampu memperbaikinya, kalau saja kita diberi kesempatan.
Untuk itulah, dengan dalih perasaan sayang atau cinta atau apalah, kita memaksa diri kita untuk tetap mempertahankan sang wanita. Padahal dengan melakukan hal-hal tersebut Anda telah memaksa wanita tersebut. Dan tidak ada orang yang suka dengan pemaksaan. Itu sebabnya, semakin Anda berusaha semakin sang wanita akan menjauh dan menghilang.
Kalau Anda benar-benar tulus, Anda tidak akan sakit hati apabila sang wanita pergi meninggalkan Anda. Kalau Anda benar-benar tulus, Anda tidak akan berubah menjadi sinis atau malah benci kepadanya. Tapi kenapa banyak pria yang berubah sikap menjadi benci dan menjelek-jelekan wanita yang sudah menolak atau meninggalkannya? Karena Anda sudah kalah, dan Anda benci kekalahan. Makanya Anda mencoba menyalahkan sang wanita untuk kekalahan yang Anda alami.
Masuk akal?
Kalau Anda telah membaca sampai di sini dan merasa bahwa apa yang saya bagikan sesuai dengan keadaan Anda, maka ini saatnya Anda mengakui kekalahan Anda. Akui saja rasa ketidak puasanmu dan hadapi kegagalanmu. Setelah Anda melakukannya, Anda akan menyadari bahwa tidak apa-apa untuk mengakui kegagalan dan kekalahan.
Anda kalah dalam permainan ini, namun tidak ada yang akan menyalahkan Anda. Anda belum memiliki pengalaman yang cukup dan belum tahu cara-cara dan teknik-teknik yang diperlukan untuk memenangkan permainan ini, jadi kekalahan Anda adalah hal yang wajar.
Dan sekarang saatnya Anda memasuki permainan yang baru dengan lebih percaya diri dan kesiapan yang matang, karena Anda telah mengetahui alasan kenapa Anda kalah dan Anda tidak akan mengulanginya lagi.
Lupakan sang wanita, jangan pernah lagi mengemis dan menyerangnya dengan bertubi-tubi. Justru dengan Anda melepas dan memberinya keleluasaan, kesempatan Anda untuk mendapatkannya kembali di kemudian hari akan jauh lebih tinggi dibandingkan apabila Anda memaksanya sekarang.
Lupakan sang wanita, dan mulailah mencari wanita-wanita baru. Percayalah, cara termudah untuk melupakan seorang wanita adalah dengan bertemu wanita-wanita baru. Kenapa Anda harus peduli pada wanita lama Anda apabila Anda bisa di kelilingi oleh wanita-wanita yang sama atau bahkan lebih menarik darinya? Anda akan melupakannya dalam sekejap begitu Anda mulai bertemu dan bersenang-senang dengan wanita-wanita baru.
Kebahagiaan kamu adalah hak kamu. Hanya kamu sendiri yang mampu merenggutnya.
sumber :
www.kelascinta.com

klik untuk baca selengkapnya...

Senin, 11 November 2013

Karangan Non ilmiah , Karya semi ilmiah, dan, Karya ilmiah

Karangan Non ilmiah

Pengertian Karangan Non ilmiah :
Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).
Jenis-jenis yang termasuk Karangan Non ilmiah : 
dongeng, cerpen, novel, drama, dan roman.
Sifat Karangan ilmiah :
emotif: kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi.
persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative.
deskriptif: pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif.
jika kritik adakalanya tanpa dukungan bukti.

Perbedaan Karangan Ilmiah & Karangan Non ilmiah :
Perbedaan-perbedaan yang dimaksud dapat dicermati dari beberapa aspek. Pertama, karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif). Faktual objektif adalah adanya kesesuaian antara fakta dan objek yang diteliti. Kesesuaian ini harus dibuktikan dengan pengamatan atau empiri. Kedua, karya ilmiah bersifat metodis dan sistematis. Artinya, dalam pembahasan masalah digunakan metode atau cara-cara tertentu dengan langkah-langkah yang teratur dan terkontrol melalui proses pengidentifikasian masalah dan penentuan strategi. Ketiga, dalam pembahasannya, tulisan ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah. Dengan kata lain, ia ditulis dengan menggunakan kode etik penulisan karya ilmiah. Perbedaan-perbedaan inilah yang dijadikan dasar para ahli bahasa dalam melakukan pengklasifikasian.

Berdasarkan karakteristik karangan ilmiah, semi-ilmiah, dan non ilmiah yang tergolong dalam karangan ilmiah adalah laporan, makalah, skripsi, tesis, disertasi; yang tergolong karangan semi-ilmiah antara lain artikel,  feature, kritik, esai, resensi; yang tergolong karangan non ilmiah adalah dongeng, cerpen, novel, roman, puisi, dan drama.

Karya non ilmiah sangat bervariasi topik dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukung fakta umum. Karangan nonilmiah ditulis berdasarkan fakta pribadi, dan umumnya bersifat subyektif. Bahasanya bisa konkret atau abstrak, gaya bahasanya nonformal dan populer, walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis. Karya nonilmiah bersifat (1) emotif: kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi, (2) persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative, (3) deskriptif: pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif, dan (4) jika kritik adakalanya tanpa dukungan bukti.

Karya semi ilmiah
A. Pengertian
Karangan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan. Penulisannya pun tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah. Penulisan yang baik dan benar, ditulis dengan bahasa konkret, gaya bahasanya formal, kata-katanya tekhnis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan benar atau tidaknya atau sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi Jenis karangansemi ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam opini, editorial, resensi, anekdot, hikayat, dan karakteristiknya berada diantara ilmiah.
B. Ciri-ciri dan karakteristiknya :
1.     Emotif : kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi.
2.    Persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative.
3.    Deskriptif : pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif.
4.    Kritik tanpa dukungan bukti
Fakta yang disimpulkan subyektif
 Gaya bahasa formal dan popular
Mementingkan diri penulis
Melebihkan-lebihkan sesuatu
Usulan-usulan bersifat argumentatif, dan
 





C. Bentuk-bentuk
1. Artikel
Karangan faktual secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan (melalui koran, majalah, buletin, dsb) dan bertujuan menyampaikan gagasan dan fakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur.
2. Editorial
artikel dalam surat kabar atau majalah yangg mengungkapkan pendirian editor atau pimpinan surat kabar (majalah) tersebut mengenai beberapa pokok masalah.
3. Feature
Feature adalah cerita khas kreatif yang berpijak pada jurnalistik sastra tentang suatu situasi, keadaan, atau aspek kehidupan, dengan tujuan untuk memberi informasi dan sekaligus menghibur khalayak media massa.

Karya ilmiah
Menurut Brotowidjoyo, karangan ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuanyang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karya ilmiah dapat juga berarti tulisan yang didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/ keilmiahannya (Susilo, M. Eko, 1995:11).
Karangan Ilmiah atau yang sering disebut karya ilmiah adalah karangan yang dibuat berdasarkan cara yang sistematis dan memiliki ciri-ciri tertentu. Demikian juga karangan non ilmiah memiliki ciri khasnya tersendiri. Lalu bagaimana membedakan satu sama lainnya, di dalam tulisan ini akan dijelaskan bagaimana membedakan antara semua jenis karangan tersebut.
Hal-hal yang harus ada dalam karya ilmiah antara lain:
1.  Karya tulis ilmiah memuat gagasan ilmiah lewat pikiran dan alur pikiran.
2. Keindahan karya tulis ilmiah terletak pada bangun pikir dengan unsur-unsur yang menyangganya.
3. Alur pikir dituangkan dalam sistematika dan notasi.
4. Karya tulis ilmiah terdiri dari unsur-unsur: kata, angka, tabel, dan gambar,
yang tersusun mendukung alur pikir yang teratur.
5. Karya tulis ilmiah harus mampu mengekspresikan asas-asas yang terkandung
dalam hakikat ilmu dengan mengindahkan kaidah-kaidah kebahasaan.
6. Karya tulis ilmiah terdiri dari serangkaian narasi (penceritaan), eksposisi
(paparan), deskripsi (lukisan) dan argumentasi (alasan).
Ciri – Ciri Karya Ilmiah:
Dalam karya ilmiah ada 4 aspek yang menjadi karakteristik utamanya, yaitu :
a. struktur sajian
Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau subtopik. Bagian penutup merupakan simpulan pokok pembahasan serta rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut.
b. komponen dan substansi
Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.
c. sikap penulis
Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.
d. penggunaan bahasa
Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata/istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku.
Selain ciri-ciri diatas karangan ilmiah juga mempunyai ciri-ciri, antara lain:
Kejelasan. Artinya semua yang dikemukakan tidak samar-samar, pengungkapan maksudnya tepat dan jernih.
Kelogisan. Artinya keterangan yang dikemukakan masuk akal.
Kelugasan. Artinya pembicaraan langsung pada hal yang pokok.
Keobjektifan. Artinya semua keterangan benar-benar aktual, apa adanya.
Keseksamaan. Artinya berusaha untuk menghindari diri dari kesalahan atau kehilafan betapapun kecilnya.
Kesistematisan. Artinya semua yang dikemukakan disusun menurut urutan yang memperlihatkan kesinambungan.
Ketuntasan. Artinya segi masalah dikupas secara mendalam dan selengkap-lengkapnya.
Macam – macam karangan ilmiah:
Ada berbagai macam karangan ilmiah, berikut diantaranya :
Laporan penelitian. Laporan yang ditulis berdasarkan penelitian. Misalnya laporan penelitian yang didanai oleh Fakultas dan Universitas, laporan ekskavasi arkeologis yang dibiayai oleh Departemen Kebudayaan, dsb.
Skripsi. Tulisan ilmiah untuk mendapatkan gelar akademik sarjana strata satu (Si).
Tesis. Tulisan ilmiah untuk mendapatkan gelar akademik strata dua (S2), yaitu Master.
Disertasi. Tulisan ilmiah untuk mendapat gelar akademik strata tiga (S3), yaitu Doktor.
Surat pembaca. Surat yang berisi kritik dan tanggapan terhadap isi suatu tulisan ilmiah.
Laporan kasus. Tulisan mengenai kasus-kasus yang ada yang dilandasi dengan teori.


               



klik untuk baca selengkapnya...

Selasa, 15 Oktober 2013

Definisi Bahasa

·      Bill Adams : Bahasa adalah sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks inter-subjektif.

·      Wittgenstein : Bahasa merupakan bentuk pemikiran yang dapat dipahami, berhubungan dengan realitas, dan memiliki bentuk dan struktur yang logis.

·      Ferdinand De Saussure : Bahasa adalah ciri pembeda yang paling menonjol karena dengan bahasa setiap kelompok sosial merasa dirinya sebagai kesatuan yang berbeda dari kelompok yang lain.

·      Plato : Bahasa pada dasarnya adalah pernyataan pikiran seseorang dengan perantaraan onomata (nama benda atau sesuatu) dan rhemata (ucapan) yang merupakan cermin dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulut.

·      Bloch & Trager : Bahasa adalah sebuah sistem simbol yang bersifat manasuka dan dengan sistem itu suatu kelompok sosial bekerja sama.

·      Carrol : Bahasa adalah sebuah sistem berstruktural mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa yang sifatnya manasuka, yang digunakan, atau yang dapat digunakan dalam komunikasi antar individu oleh sekelompok manusia dan yang secara agak tuntas memberi nama kepada benda-benda, peristiwa-peristiwa, dan proses-proses dalam lingkungan hidup manusia.

·      Sudaryono : Bahasa adalah sarana komunikasi yang efektif walaupun tidak sempurna sehingga ketidaksempurnaan bahasa sebagai sarana komunikasi menjadi salah satu sumber terjadinya kesalahpahaman.

·      Saussure : Bahasa adalah objek dari semiologi.

·      Mc. Carthy : Bahasa adalah praktik yang paling tepat untuk mengembangkan kemampuan berpikir.

·      William A. Haviland : Bahasa adalah suatu sistem bunyi yang jika digabungkan menurut aturan tertentu menimbulkan arti yang dapat ditangkap oleh semua orang yang berbicara dalam bahasa itu.

FUNGSI BAHASA :

1.  Bahasa sebagai sarana komunikasi
Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat.
Fungsi tersebut digunakan dalam berbagai lingkungan, tingkatan, dan kepentingan yang beraneka ragam. misalnya : komunikasi ilmiah, komunikasi bisnis, komunikasi kerja, dan komunikasi sosial, dan komunikasi budaya.

2.  Bahasa sebagai sarana integrasi dan adaptasi
Dengan bahasa orang dapat menyatakan hidup bersama dalam suatu ikatan.
Misalnya : integritas kerja dalam sebuah institusi, integritas karyawan dalam sebuah departemen, integritas keluarga, integritas kerja sama dalam bidang bisnis, integritas berbangsa dan bernegara.

3.  Bahasa sebagai sarana kontrol sosial
Bahasa sebagai kontrol sosial berfungsi untuk mengendalikan komunikasi agar orang yang terlibat dalam komunikasi dapat saling memahami. Masing – masing mengamati ucapan, perilaku, dan simbol – simbol lain yang menunjukan arah komunikasi. Bahasa kontrol ini dapat diwujudkan dalam bentuk : aturan, anggaran dasar, undang – undang dan lain – lain.

4.  Bahasa sebagai sarana memahami diri
Dalam membangun karakter seseorang harus dapat memahami dan mengidentifikasi kondisi dirinya terlebih dahulu. Ia harus dapat menyebutkan potensi dirinya, kelemahan dirinya, kekuatan dirinya, bakat, kecerdasan, kemampuan intelektualnya, kemauannya, tempramennya, dan sebagainya. Pemahaman ini mencakup kemampuan fisik, emosi, inteligensi, kecerdasan, psikis, karakternya, psikososial, dan lain – lain. Dari pemahaman yang cermat atas dirinya, seseorang akan mampu membangun karakternya dan mengorbitkan-nya ke arah pengembangan potensi dan kemampuannya menciptakan suatu kreativitas baru.

5.  Bahasa sebagai sarana ekspresi diri
Bahasa sebagai ekspresi diri dapat dilakukan dari tingkat yang paling sederhana sampai yang paling kompleks atau tingkat kesulitan yang sangat tinggi. Ekspresi sederhana, misalnya, untuk menyatakan cinta (saya akan senatiasa setia, bangga dan prihatin kepadamu), lapar (sudah saatnya kita makan siang).

6.  Bahasa sebagai sarana memahami orang lain
Untuk menjamin efektifitas komunikasi, seseorang perlu memahami orang lain, seperti dalam memahami dirinya. Dengan pemahaman terhadap seseorang, pemakaian bahasa dapat mengenali berbagai hal mencakup kondisi pribadinya: potensi biologis, intelektual, emosional, kecerdasan, karakter, paradigma, yang melandasi pemikirannya, tipologi dasar tempramennya (sanguines, melankolis, kholeris, flagmatis), bakatnya, kemampuan kreativitasnya, kemempuan inovasinya, motifasi pengembangan dirinya, dan lain – lain.
7.  Bahasa sebagai sarana mengamati lingkungan sekitar
Bahasa sebagai alat untuk mengamati masalah tersebut harus diupayakan kepastian konsep, kepastian makna, dan kepastian proses berfikir sehingga dapat mengekspresikan hasil pengamatan tersebut secara pasti. Misalnya apa yang melatar belakangi pengamatan, bagaimana pemecahan masalahnya, mengidentifikasi objek yang diamati, menjelaskan bagaimana cara (metode) mengamati, apa tujuan mengamati, bagaimana hasil pengamatan,. dan apa kesimpulan.

8.  Bahasa sebagai sarana berfikir logis
Kemampuan berfikir logis memungkinkan seseorang dapat berfikir logis induktif, deduktif, sebab – akibat, atau kronologis sehingga dapat menyusun konsep atau pemikiran secara jelas, utuh dan konseptual. Melalui proses berfikir logis, seseorang dapat menentukan tindakan tepat yang harus dilakukan. Proses berfikir logis merupakan hal yang abstrak.
Untuk itu, diperlukan bahasa yang efektif, sistematis, dengan ketepatan makna sehingga mampu melambangkan konsep yang abstrak tersebut menjadi konkret.

9.  Bahasa membangun kecerdasan
Kecerdasan berbahasa terkait dengan kemampuan menggunakan sistem dan fungsi bahasa dalam mengolah kata, kalimat, paragraf, wacana argumentasi, narasi, persuasi, deskripsi, analisis atau pemaparan, dan kemampuan mengunakan ragam bahasa secara tepat sehingga menghasilkan kreativitas yang baru dalam berbagai bentuk dan fungsi kebahasaan.

10.   Bahasa mengembangkan kecerdasan ganda
Selain kecerdasan berbahasa, seseorang dimungkinkan memiliki beberapa kecerdasan sekaligus. Kecerdasan – kecerdasan tersebut dapat berkembang secara bersamaan. Selain memiliki kecerdasan berbahasa, orang yang tekun dan mendalami bidang studinya secara serius dimungkinkan memiliki kecerdasan yang produktif. Misalnya, seorang ahli program yang mendalami bahasa, ia dapat membuat kamus elektronik, atau membuat mesin
penerjemah yang lebih akurat dibandingkan yang sudah ada.

11.   Bahasa membangun karakter
Kecerdasan berbahasa memungkinkan seseorang dapat mengembangkan karakternya lebih baik. Dengan kecerdasan bahasanya, seseorang dapat mengidentifikasi kemampuan diri dan potensi diri. Dalam bentuk sederhana misalnya : rasa lapar, rasa cinta. Pada tingkat yang lebih kompleks, misalnya : membuat proposal yang menyatakan dirinya akan menbuat suatu proyek, kemampuan untuk menulis suatu laporan.






12.   Bahasa Mengembangkan profesi
Proses pengembangan profesi diawali dengan pembelajaran dilanjutkan dengan pengembangan diri (kecerdasan) yang tidak diperoleh selama proses pembelajaran, tetapi bertumpu pada pengalaman barunya. Proses berlanjut menuju pendakian puncak karier / profesi. Puncak pendakian karier tidak akan tercapai tanpa komunikasi atau interaksi dengan mitra, pesaing dan sumber pegangan ilmunya. Untuk itu semua kaum profesional memerlukan ketajaman, kecermatan, dan keefektifan dalam berbahasa sehingga mempu menciptakan kreatifitas baru dalam profesinya.

13.   Bahasa sarana menciptakan kreatifitas baru
Bahasa sebagai sarana berekspresi dan komunikasi berkembang menjadi suatu pemikiran yang logis dimungkinkan untuk mengembangkan segala potensinya. Perkembangan itu sejalan dengan potensi akademik yang dikembangkannya. Melalui pendidikan yang kemudian berkembang menjadi suatu bakat intelektual. Bakat alam dan bakat intelektual ini dapat berkembang spontan menghasilkan suatu kretifitas yang baru.



JENIS-JENIS BAHASA :

v Bahasa Lisan yaitu suatu komunikasi anatar manusia untuk mengutarakan maksudnya melalui kata kata yang terucap dari mulut.

v Bahasa Tulisan merupakan suatu bentuk komunikasi yang terbentuk dari berbagai kosa kata yang disusun sehingga terbentuk suatu kalimat yang memiliki arti dan dituangkan kedalam bentuk tulisan.

v Bahasa Isyarat merupakan suatu bentuk komunikasi yang menggunakan anggota tubuh seperti tangan dan gerak bibir. Biasanya yang menggunakan jenis bahasa ini adalah kaum tunarungu mereka mengkombinasikan antara gerakan tangan, gerak bibir, dan ekspresi wajah agar lawan bicaranya mengerti apa yang ia maksud.

v Bahasa Pemrograman yaitu suatu bahasa yang digunakan untuk memerintah komputer dengan menggunakan syntax syntax yang telah diatur oleh bahasa pemrograman itu sendiri, tujuannya agar komputer mampu menjalankan apa yang kita perintahkan.


v Bahasa Batin merupakan suatu interaksi mental secara langsung menggunakan isi hati kita, bahasa batin tidak memerlukan sarana kata kata seperti jenis bahasa yang lainnya. Istilah yang lebih mirip dengan komunikasi bahasa batin yaitu telepati.
klik untuk baca selengkapnya...

Rabu, 09 Januari 2013

History Stride


Bercerita tentang STRIDE saya jadi inget kapan dan kenapa saya bisa masuk band yang saya jalani sekarang, oke dulu Stride namanya teros, band teros genre mereka adalah emo kids gitu hehee… tapi sekarang sudah berganti nama stride yang ber genre hardcore metal, personil stride pertama kicuy, dana, edo, dan dodi, mereka terus bertahan hingga 2010, dan di tahun tersebut stride mulai kehilangan basisnya dana, karena dia harus melanjutkan studinya ke bandung pastinya susah kalau dia tetap bertahan, akhirnya memutuskan untuk keluar,, dodi vocal juga mundur karena kesibukkannya bekerja,
Dan stride tinggalah edo dan kicuy, pada saat itu kicuy sedang mencari basisst untuk menggantikan posisi dana, dia mencari bassis dengan saya kebetulan saya juga lagi di rumah saja, di tahun 2010 itu saya terus bermain dengan si kicuy, lama –lama saya ada niat untuk masuk stride saya menawarkan diri untuk bisa main di stride, dan kicuy menerimannya…
Kita bertiga sekarang dan si kicuy mulai membuat lagu untuk stride ya untuk komposisi musiknya saja dibantu dengan saya juga,, terbuatlah lagu defeat,,, tahun 2011 awal, ternyata basist kita yang dulu dana kembali lagi ke depok dan melanjutkan studinya disini karena di bandung ada problem yang tidak bisa di ceritakan,, stride sudah berempat kita masih mencari vocalis yang sesuai sama genre kita,, dan akhirnya reza teman kecil nya dana sekaligus tetangganya.
Reza masuk stride dia masih tinggal di bandung karena dia memang kuliah disana,,,, lama – lama kita bosannya juga dengan lagu defeat saja yang kita punya,, akhirnya kita putuskan untuk membuat album stride,, wow ide yang bagus ya… akhirnya kita buat dan selesai di awal tahun 20120 tepatnya bulan april
 Stride masih cukup panjang, album keluar berarti awal baru di mulai untuk bisa berkarya terus, terus, dan terus sampai ke ujung jauh di sana,,,Sekarang personil tetap stride sudah lengkap dengan perjalanan yang panjang
Kicuy gitar, jaya gitar, reza vocal, dana bass, dan edo drum..
Semoga karya kita terus diminati dan di dengar terus,,, sukses terus amin….
klik untuk baca selengkapnya...

Pengalaman Berjualan Dropshipper


Gua sama teman gua sudah lama kenal, dan kami suka melakukan apapun dengan bersama pada suatu hari dia mempunyai usaha sepatu , dan dia menawarkan ke gua untuk menjualnya kembali ke kawan – kawan yang ada di kampus, langsung saja gua terima tawaran itu karena itu hal yang mudah saja untuk di lakukan, modalnya niat saja dan mau menawarkan ke teman – teman yang lain
Teknik berdangang saya sosial network mungkin dari situ bisa berkembang menjadi lebih baik, berdagang via bbm juga bagus propeknya, karena orang lebih suka melihat barangnya lewat foto dan juga lewat pesan broadcast untuk mempermudah, kelemahan berdagang saya adalah saya tak pernah pegang barangnya karena barang ada bila ada orderan, dan juga masalah size, aduh untuk masalah size saya harus cek dengan benar ukurannya, terkadang saya harus mencoba sepatu si pembeli agar saya bisa mengkira – kira ukuran yang pas buat si pembeli
Karena ukuran dari toko teman saya suka ngaco, ya namanya juga barang kw super wajar aja size nya rada ngaco, karena harganya yg super nukik ke bawah juga, soal bentuk sepatu gak jauh berbeda, mungkin dari segi bahan dan pengeleman sepatunya saja yang berbeda.. tadi ada saja barang asli tapi barang reject, seperti lemnya yang tidak rata atau tidak ratanya bahan ke alas sepatu karena itu jadi tolak ukur kualitas dari sepatu
Saya selama berjualan sepatu untuk complain pasti ada saja, tapi yang paling banyak adalah kembali ke masalah size, tapi lambat laun mulai terbiasa kok, mulai bisa mengkira – kira sendiri  heheee,,, mungkin karena sering liat kaki orang jadinya bisa begitu deh…
Berjualan dropshipper memang menguntungkan, tanpa modal kita bisa meraih uang yang cukup untuk jajanlah, setidaknya bisalah beli baju sendiri , tapi lama –lama saya ingin juga buka toko sepatu sendiri, karena capek juga untuk pergi ke took teman saya, seandainya saja ada yang mau modalin saya usaha sepatu senang sekali saya,, tapi hal yang terbesar adalah ingin mempunyai prodak sendiri itu baru mantap..
Semua ada prosesnya mungkin saya sekarang penjual barang took , mungkin lain nanti saya jadi pemilik toko , aminnnn,,,,, sekian dari saya dan terima kasih….
klik untuk baca selengkapnya...

gua dan gitar

Kita selalu bersama sudah hampir 3 tahun kita bermain bersama, dulu warnamu hijau ada tanda tangan yang tidak jelas siapa dan warnamu seperti gitar dangdut gerobak hahaaa…., tapi sekarang kau sudah ku cat warna coklat, yang memberi warna tersendiri, dulu pick up mu standar sekali tak member nyawa di musik hardcore, akhirnya aku berniat untuk menabung untuk kamu si coklat, membeli pick up baru yang benar – benar sound out yang woowwww gaharnya,,
Dulu sebelum aku pakai, kamu benar – benar tidak terawatt asal pakai semua sempet jatuh juga sampai terkelupas kulit mu, aduh sedih sekali makanya km aku adopsi sekarang,,, lo adalah jantung gua di atas panggun, sekarang lo ada teman – teman baru kecilmu yang kotak – kotak bentuknya, ada si black 13, ada si noise reducer, dan ada juga si chromatic, pokoknya kamu gak kesepian deh..
               Aku mau beli selimut baru buat kamu nanti ada softcase baru deh bener – bener lembut dan nyaman buat si coklat,, tapi kayaknya km harus di wearing ulang lagi deh… biar gak noise lagi,, oke, gak apa apa yah,, you are real my brother.






klik untuk baca selengkapnya...

DENGARKAN AKU SAYANG



Seperti apa dan dengan apa
Aku bisa memelukmu dengan erat
Kau jauh tapi hati ini dekat
Coba kau bisa mengerti sedikit saja
            Hujan terus membasahi kota ku
Dan aku terus menangis tanpamu
Matahari tak secerah seperti dulu
Karena kau sudah tak disampingku
Pergi tanpa pesan itulah kamu
Salahkah aku pergi dengan lain
Hati ini hanya buat kamu
Karena dia hanya teman baikku

dibuat : Muhammad Wijaya Kusuma
klik untuk baca selengkapnya...